Back To Basic

Hari demi hari tak terasa telah kita lewati bersama kenangan-kenangan terindah dan terburuk. Semenjak masih kecil, kita hanya tahu kalau kita adalah seseorang yang statusnya agama islam dan terlahir di keluarga muslim. Jadi, shalat, puasa, dan ibadah-ibadah lainnya itu kita ketahui dari keluarga.

Ketika lahir, kita yang punya orang tua beragama Islam telah melantunkan nada adzan bagi ikhwan dan iqomah untuk akhwat yang menyatakan bahwa kita adalah seorang muslim. Lalu, apakah adzan dan iqomah yang salah satu isinya berisikan dua kalimat syahadat itu hanya sebagai status untuk menyatakan kalau kita adalah Islam doank. Tentunya tidak.

Dua kalimat di atas merupakan rukun islam pertama. Sehingga, apabila rukun Islam yang pertama tidak dijalankan secara sempurna, maka akan mempengaruhi rukun-rukun islam yang lainnya. Sebenarnya apa sich makna dari kalimat itu. Tiada Tuhan Selain Allah, Muhammad Utusan Allah. Kita semua udah tahu kalau Allah adalah tuhan kita. Tapi, apakah kita telah mempercayainya secara khafah. Kalimat yang lain artinya Muhammad merupakan utusan Allah, maksudnya mengakui secara lahir batin bahwa beliau adalah hamba Allah dan Rasul-ya yang diutus kepada manusia secara keseluruhan, serta mengamalkan konsekuensinya: mentaati perintahnya, membenarkan ucapannya, menjauhi larangannya, dan tidak menyembah Allah kecuali dengan apa yang disyari’atkan.

Udah tahu makna dua kalimat syahadat. Akan tetapi, kita tetap tidak bisa mengamalkannya. Hati-hati aja ntar. Karena Rasulullah saw. Bersabda yang artinya :

“Siapa yang mengatakan Laaillaaha Ilallaah dan dia kufur kepada apa-apa yang disembah selain Allah maka haramlah harta dan darahnya serta hisabnya terserah Allah Ta’ala .” (HR Muslim).

Itu benar-benar hadist shahih. Jadi, jangan pernah mencuekinya. Apakah kita mau kalau darah dan harta yang telah kita dapat hanya menjadi sia-sia doank. Muslim sejati tidak akan rela menerima semua ini.

So, percayalah kepada Allah. Dia selalu ada untuk melindungi kita dan ikutilah ajaran Rasulullah. Jangan ikuti ajaran lain. Pendamkan dalam hati dan ucapkan dua kalimat syahadat dengan sungguh-sungguh. Jangan lupa basmallah agar lebih diridhoi-Nya.

TrackBack Identifier URI

  • Laman

  • Al-Qur’an Site

    “Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.” An-Nisa’:142
  • Mutiara Nasihat

    Saudara-Ku.. Dalam Perjalanan Dakwah ini, ada yang mengeluh, merasa jenuh, ingin gugur dan jatuh. Ia berkata "Aku Lelah". Namun, ada juga orang-orang yang tubuhnya lelah, pikirannya penat, problem hidupnya banyak, ekonominya pas-pasan, tetapi semangatnya kuat! Ia Berkata "LILLAH" karena Allah.. Maka ikhlaskanlah saudara-Ku! Sebab bila tidak kau akan tersakiti.. Untuk semua saudaraku yang merasa dirinya "dikhianati" oleh dakwah, yakinlah, kembalikanlah semua amal dan dakwah kita kepada pemilik dakwah ini.. Jangan berhenti berjuang! Jangan berhenti menasihati! Dan jangan pernah berhenti untuk melangkah bersama!! Sebab kita beramal bukan untuk manusia, bukan untuk golongan, bukan untuk organisasi, bukan untuk partai.. Semua ini hanyalah sarana untuk mencapai ridho-Nya!!
  • Hadist Corner

    Dari Abu Hurairah, yaitu Abdur Rahman bin Shakhr رضي الله عنه, katanya: Rasulullah صلی الله عليه وسلم bersabda: "Sesungguhnya Allah Ta'ala itu tidak melihat kepada tubuh-tubuhmu, tidak pula kepada bentuk rupamu, tetapi Dia melihat kepada hati-hatimu sekalian." (Riwayat Muslim)
  • Kotak Ngoceh..