Salah Baca Salah Arti

Siapa sich muslim yang tidak tahu dengan surat Al-Fatihah. Surat ini merupakan surat pembuka dalam Al-Qur’an. Mungkin kita juga pernah mendengar lagu yang berisikan arti dari surat ini atau sering disebut senandung Al-Fatihah. Isi lagu itu pun membuat kita tahu dengan Sang Pencipta alam ini. Selain itu, tepat di ayat 5 surat Al-Fatihah ini menjelaskan bahwa kepada siapa kita harus menyembah dan kepada siapa kita harus meminta pertolongan.

Apabila kita membaca satu ayat saja tanpa memperhatikan tajwid serta panjang dan pendeknya bacaan, maka dapat membuat ayat tadi salah arti atau mungkin sama sekali tidak mempunyai arti. Bagaimana dengan surat Al-Fatihah yang terdiri dari 7 ayat kalau satu ayat saja bias salah arti. Apalagi surat itu dibaca pada saat shalat yang di mana shalat itu merupakan kewajiban. Al-Fatihah juga merupakan salah satu dari rukun shalat itu sendiri. Jadi, kalau satu rukun aja tidak terpenuhi maka shalat jadi batal deh. Muslim sejati tidak akan menerima kalau shalat yang dilakukannya selama ini terbengkal hanya karena satu rukun yang jadi masalah.

Surat Al-Fatihah adalah surat yang paling besar dalam Al-Qur’an, seperti yang dikatakan hadist yang artinya “Dari Abu Said Al Mualla ra., ia berkata : “Akan aku ajarkan kepadamu surat yang paling besar dalam Al-Qur’an”. Lalu ia bersabda : “Alhamdu lillaahi robbil ‘aalamiin”, itulah “Assab’ul Matsaanii” (tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang) dan termasuk Qur’an yang besar yang telah diberikannya kepadaku”. (H.R. Bukhari Muslim). Para ulama mengartikannya sebagai surat Al-Fatihah.

Jadi, udah pada tahu kan betapa pentingnya surat Al-Fatihah. Kita mesti berusaha untuk tidak salah baca lagi karena kalau salah baca ntar salah arti.

TrackBack Identifier URI

  • Laman

  • Al-Qur’an Site

    “Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.” An-Nisa’:142
  • Mutiara Nasihat

    Saudara-Ku.. Dalam Perjalanan Dakwah ini, ada yang mengeluh, merasa jenuh, ingin gugur dan jatuh. Ia berkata "Aku Lelah". Namun, ada juga orang-orang yang tubuhnya lelah, pikirannya penat, problem hidupnya banyak, ekonominya pas-pasan, tetapi semangatnya kuat! Ia Berkata "LILLAH" karena Allah.. Maka ikhlaskanlah saudara-Ku! Sebab bila tidak kau akan tersakiti.. Untuk semua saudaraku yang merasa dirinya "dikhianati" oleh dakwah, yakinlah, kembalikanlah semua amal dan dakwah kita kepada pemilik dakwah ini.. Jangan berhenti berjuang! Jangan berhenti menasihati! Dan jangan pernah berhenti untuk melangkah bersama!! Sebab kita beramal bukan untuk manusia, bukan untuk golongan, bukan untuk organisasi, bukan untuk partai.. Semua ini hanyalah sarana untuk mencapai ridho-Nya!!
  • Hadist Corner

    Dari Abu Hurairah, yaitu Abdur Rahman bin Shakhr رضي الله عنه, katanya: Rasulullah صلی الله عليه وسلم bersabda: "Sesungguhnya Allah Ta'ala itu tidak melihat kepada tubuh-tubuhmu, tidak pula kepada bentuk rupamu, tetapi Dia melihat kepada hati-hatimu sekalian." (Riwayat Muslim)
  • Kotak Ngoceh..